Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Yoris Sebastian, Generasi Langgas Lebih Fleksibel

Yoris Sebastian saat peluncuran buku Generasi Langgas bersama GagasMedia
Yoris Sebastian saat peluncuran buku Generasi Langgas bersama GagasMedia

Yoris Sebastian, praktisi kreatif yang suka berpikir out of the box, mengakui ada satu generasi kreatif yang bakal menjadi lokomotif negara kita di tahun 2020. Ia menyebutnya generasi Langgas, seperti judul bukunya yang ke-8, Generasi Langgas – Millennials Indonesia, yang ditulis bersama Dilla Amran dan dilengkapi hasil riset Youth Lab.

Moms & Dads mungkin termasuk ke dalam generasi ini bila lahir antara tahun 1980 hingga 2000. Yoris sendiri kelahiran tahun 1972, termasuk generasi X, satu era di atas Langgas. Dan menurutnya, generasi X sering sulit memahami para Langgas yang terkesan menyukai yang instan-instan dan mudah bosan.

“Padahal mereka tidak bisa disebut generasi instan, mereka lebih pas disebut generasi serba cepat karena tumbuh sejalan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya saat peluncuran buku Generasi Langgas di Kinokuniya book store, Jakarta Selatan, 24 Oktober.

Generasi yang juga dikenal sebagai Millennials atau generasi  Y ini, menurut Yoris tumbuh dengan penuh kebebasan untuk menentukan pilihan sendiri. Itu sebabnya ia memilih kata ‘langgas’ yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti ‘bebas.’ Generasi ini telah melahirkan banyak wirausahawan kreatif, seperti  pengagas Gojek, Nadiem Makarim, manajer CJR Patrick Effendy, dan Ahmad Rizqi Meydiarso pendiri  YesBoss bersama teman-temannya.

Dad satu anak ini membagi Millenials menjadi tiga kelompok : Student Millennials, Working Millennials dan Family Millenials bagi yang sudah berkeluarga. Tidak sedikit generasi Millennials yang telah berkeluarga dan menjadi orangtua. Latar belakang pola asuh yang fleksibel dan lebih memberi kebebasan dari orangtua mereka, membuat generasi Langgas juga akan tumbuh sebagai orangtua yang fleksibel dan liberal.

“Dari yang saya interview, mereka tidak nyuekin keluarga dan bisa membagi waktu antara keluarga dengan kerja atau usaha. Mereka menangani anak dengan lebih fleksibel dan liberal, dan lebih suka  menyekolahkan anak di tempat yang tidak menerapkan ranking. Sepertinya mereka bisa memberikan generasi yang lebih baik,” tuturnya berharap.

Ada satu tip sukses dari pendiri perusahaan konsultan kreatif OMG Consulting ini buat Moms & Dads generasi Langgas. Temukan ikigai Moms & Dads. Ikigai adalah istilah Jepang yang maknanya dalam bahasa Inggris berarti a reason to wake up.

Ikigai memiliki empat poin, yaitu apa yang kamu suka, apa yang kamu bisa, apakah dunia membutuhkannya, dan apakah bisa mendatangkan uang. Dulu waktu sekolah saya paling malas bangun pagi. Sekarang, pekerjaan saya membuat saya tak pernah merasa kesulitan bangun pagi. Itu ikigai saya. Setiap orang diharapkan menemukan ikigai masing-masing karena passion saja tidak cukup,” ujar peraih International Young Creative Entrepreneur Award 2006 dari British Council, London ini.

 

Muh. Faisal dari Youth Lab, Dilla Amran dan Yoris Sebastian
Muh. Faisal dari Youth Lab, Dilla Amran dan Yoris Sebastian

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *