Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Suka Kulit Ayam dan Kurang Gizi

Halo dr. Amar yang baik, saya mau bertanya tentang kondisi tumbuh kembang anak saya. Usianya sekarang 9 tahun dengan BB 21 kg dan TB 130 cm. Apakah ia kurang gizi ya dok? Anak saya ini susah sekali makan daging atau ayam. Kalau makan ayam hanya suka kulitnya saja, begitu juga dengan ikan. Tapi kalau telur ayam, ia suka dan hampir setiap hari makan telur. Bagaimana caranya ya dok agar BB anak saya naik dan doyan makan? Dan, apakah mengonsumsi telur setiap hari baik untuk kesehatannya? Terima kasih atas jawaban dokter.

Citra Latif, Karyawati, Bandung)

Halo Mommy Citra, memang betul, berat badan pada usia anak mommy idealnya sekitar 26-28 kg. Sebaiknya konsultasikan dahulu dengan Dokter Spesialis Anak, dan bila tidak ada diagnosis penyakit kronis yang mendasari, maka cukup dikejar kenaikan BB idealnya.Alangkah baiknya jika dikonsultasikan juga ke Spesialis Anak, subspesialis Gizi dan Nutrisi.

Apakah secara umum si kecil agak picky eater? Apakah ia hanya pilih-pilih untuk urusan makan protein saja? Apakah asupan karbohidrat, sayur, buah dan minum susunya tidak bermasalah? Menurut saya penyebab utama secara umum pada anak adalah anak kurang mengenal atau kurang terpapar dengan berbagai variasi makanan sejak usia bayi, sehingga ketrampilan mengunyah makanan tertentu yang lebih berserat belum maksimal. Ada beberapa trik hal yang bisa membantu si kecil saat ini :

  • Jadikan sayuran sebagai menu pembuka

Bila anak tidak suka sayur, itu memang biasa. Rumus ‘smart feeding’ adalah tidak memaksa, semakin gigih dipaksa ia makin menolak. Mommy bisa menghidangkan sayuran lebih dulu sebelum menu lainnya. Karena ketika lapar, anak-anak cenderung makan apa saja yang disediakan, termasuk sayur. Hindari menawarkan si kecil makanan dari produk tepung seperti biskuit, roti putih, dan mie karena akan bertahan di usus selama 3-5 hari, dan anak cenderung tidak lapar. Dengan makan sayur lebih dulu, dalam waktu 1 jam pun si kecil akan sudah lapar kembali dan siap makan menu utama. Komposisi terbesar dari menu utama adalah karbohidrat seperti umbi-umbian/kentang, jagung, nasi, dsb. Diharapkan BB akan naik dengan cara ini. Sedangkan protein merupakan lauk, dengan komposisi 20 persen dari makanan utamanya (1/5 piring). Untuk telur, bagian putihnya adalah allergen kuat, sedangkan kuningnya banyak mengandung kolesterol. Banyak makan telor asalkan tidak ada kontraindikasi tidak apa-apa ya Mom, hanya perlu dilatih makan jenis protein lain dengan serat yang lebih sulit.

  • Rayuan “”Coba satu gigit saja, Nak!””

Minta anak mencoba makanan baru dengan satu kali gigitan saja. Bila si kecil tidak suka, usahakan tidak memaksakan lebih dari itu. Biarkan anak makan seadanya dan hargailah usahanya mencoba. Lain kali dalam kesempatan berbeda coba hidangkan kembali dengan variasi lain, ini juga berlaku melatih si kecil makan daging, ikan dan ayam. Tentu dengan kesabaran, rayuan dan senyum manis dari mommy tersayang, pasti berhasil. Jangan lupa kasih ‘thumbs up’ ya Mom!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *