Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Mencintai Sains Dan Teknologi Lewat Expo

Bermain sambil belajar sains di Sampoerna Schools System Education Expo 2016
Bermain sambil belajar sains di Sampoerna Schools System Education Expo 2016

Si kecil yang memiliki minat pada sains dan teknologi akan termotivasi  untuk bereksplorasi, bereksperimen dan berkarya. Bila sudah terbiasa dan mencintai kedua bidang ini, rasa percaya dirinya semakin kuat dan ia akan mampu berinovasi kelak untuk kemajuan bangsa.

Sebagai modal penting bagi kualitas masa depan generasi muda, Moms & Dads bisa memupuk minat sains dan teknologi si kecil sejak dini. Salah satu caranya dengan memilih pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, Arts and Math atau STEAM untuk si kecil. Sampoerna Schools System yang menerapkan sistem STEAM Amerika adalah salah satu contohnya, dan saat ini tengah mengadakan Education Expo bertema “American Education Now in Indonesia” di Gandaria City,  sejak 26 September  hingga 2 Oktober 2016.

“Agar generasi mendatang mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam bidang sains dan teknologi, Sampoerna Schools System hadir sebagai sistem pendidikan terintegrasi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem pendidikan Amerika berbasis STEAM,” tutur Nenny Soemawinata, Managing Director Putera Sampoerna Foundation.

Sampoerna Schools System yang diterapkan di Sampoerna Academy dan Sampoerna University, memfokuskan pengajaran pada pengembangan hard skill dan soft skil. Jadi, selain menguasai pengetahuan praktis bersifat ilmiah dan teoritis, ia juga belajar proses berpikir dan berperilaku sejak pra TK.

Selama expo berlangsung, Moms & Dads dan si kecil dapat melihat dan mencoba secara langsung bagaimana metode pembelajaran STEAM dijalankan. Untuk si kecil usia pra TK dan TK bisa mengikuti serunya bermain Duplo yang mengasah kreativitas. Untuk usia Sekolah Dasar ada permainan problem solving yang menantang dan rangkaian workshop STEAM Science. Si kecil yang sudah SMP, bisa mengikuti workshop STEAM Robot Line Follower, dan untuk SMA ada showcase cara membuat aplikasi dan workshop STEAM Robot Crab. Beragam kompetisi berhadiah total Rp 25 juta juga ada di sini.

Dengan menerapkan metode STEAM, sejumlah siswa Sampoerna Academy telah meraih prestasi dalam kompetisi tingkat lokal maupun internasional. Salah satunya, Ryan Timothy Abisha, ia berhasil meraih medali perak dalam kompetisi International Exhibition for Young Inventors di Harbin, Tiongkok,  Special Award from Japan dan Special Award from Macau lewat inovasi Smart Trash Bin, yang membantu kita untuk memilah sampah.

Ada juga Arfan Khairul Wibisono yang memanfaatkan arus sungai untuk menghasilkan listrik bagi desa terdekat. Ia menciptakan Floating Hydro yaitu kincir air portabel berukuran kecil yang lebih terjangkau bagi masyarakat desa ketimbang kincir air besar. Inovasi ini membawa Arfan menjadi salah satu finalis National Young Inventors Award 2016 yang digelar oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *