Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Melindungi Janin Dengan ILS

foto: istimewa
foto: istimewa

Kehamilan tak kunjung datang atau Moms berkali-kali keguguran? Cobalah lakukan tes di dokter kandungan untuk mengetahui apakah Moms memerlukan ILS alias terapi Imunisasi Lekosit Suami atau Paternal Leukocyte Immunization (PLI).

ILS adalah imunoterapi bagi pasangan infertile atau yang menginginkan anak, dengan cara pemberian sel darah putih atau leukosit suami kepada istri melalui imunisasi. Proses ini diperlukan untuk membentuk antibodi penghambat yang akan melindungi janin, terutama di trimester pertama. Tanpa antibodi penghambat, sel sperma dan janin dianggap sebagai benda asing oleh organ kandungan Mom. Kondisi ini mengakibatkan sulitnya pembuahan atau keguguran dan janin tidak berkembang.

ILS biasanya dijalankan sebelum terjadi pembuahan atau konsepsi hingga usia kehamilan 12 minggu. Sebelumnya, Moms & Dads harus melakukan tes imunoandrologi.

Dads juga harus menjalani pra-ILS untuk memastikan dalam kondisi sehat, bebas HIV, hepatitis dan penyakit menular lainnya. Sementara Moms disarankan untuk menjalani tes alergi dan menghindari makanan penyebab alergi, seperti seafood karena bisa menyebabkan kegagalan imunisasi.

Terapi ini biasanya diberikan tiga kali dengan jarak 3-4 minggu. Dua minggu setelah ILS ketiga, Moms & Dads disarankan kembali melakukan tes imunoandrologi.

Siapa saja yang memerlukan ILS?

  • Pasangan infertile
  • Moms dengan riwayat keguguran berulang, dua kali atau lebih
  • Moms dengan riwayat kehamilan tidak berkembang atau nir-mudigah (blighted ovum)
  • Moms dengan kadar antibodi antispermatozoa (AAS) tinggi sehingga menolak spermatozoa suami.

Kelebihan ILS

ILS lebih aman dibanding terapi dengan obat-obatan imunosupresor, karena hanya menurunkan antibodi antispermatozoa, tidak menurunkan sistem imun tubuh secara keseluruhan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *