Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Kebiasaan Tidur Sehat Balita

 

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

Idealnya, anak usia 2-4 tidur selama 11-12 jam di malam hari dan tidur siang selama 1-2 jam. Tetapi banyak anak balita yang tidak tidur selama itu atau sering terbangun di malam hari karena mimpi buruk dan sulit ditidurkan kembali. Sebagai peniru yang baik, anak juga meniru pola tidur orangtuanya.

Bila si kecil termasuk yang sulit tidur kembali atau suka ‘begadang’, Moms & Dads bisa menerapkan tips berikut ini agar ia bisa memiliki kebiasaan tidur sehat:

Cobalah tetapkan waktu tidurnya

Mulailah teratur mengantarnya tidur pada pukul 19.30 atau 20.00. Si kecil mungkin akan menolak. Moms & Dads bisa meredupkan lampu, mematikan TV dan membuat suasana hening agar ia mau tidur dan tidak terbangun hingga besok pagi.  Lakukan teratur tiap malam agar si kecil terbiasa dan memiliki pola tidur baru. Tidur terlalu larut atau tidak beraturan jamnya setiap malam akan membuat anak lelah dan cenderung sering terbangun.

Membuat rutinitas menjelang tidur

Rutinitas menjelang tidur membantu si kecil beristirahat dengan lebih nyaman dan membentuk pola tidur yang lebih sehat. Moms & Dads bisa menyiapkan empat langkah ini sebelum tidur, yaitu mencuci tangan dan kaki, menyikat gigi, mengganti bajunya dengan piyama, dan membacakan dongeng. Lakukan tiap malam dan jangan lebih dari 30 menit.

Bila si kecil kemudian mengulur waktu hingga satu jam untuk mendengarkan cerita, berarti malam-malam berikutnya Moms harus memendekkan durasi dan kembali pada rutinitas setengah jam. Pastikan juga rutinitas ini tidak terpotong aktivitas lain agar mindset si kecil tetap tertuju pada tempat tidur.

Si kecil mungkin punya banyak permintaan menjelang tidur, yang membuat rutinitasnya terganggu. Misalkan, ia meminta segelas air atau mendengarkan dulu lagu tertentu atau mencari dulu boneka kesayangannya. Moms boleh mengabulkan permintaan yang paling masuk akal, satu saja. Ini akan membuat si kecil merasa terhibur tanpa mengulur terlalu banyak waktu.

Bicarakan Mimpi Buruk

Si kecil yang mulai tidur terpisah atau punya kamar sendiri, sangat wajar mengalami mimpi buruk yang membuatnya terbangun di malam hari. Bila ini terjadi, Moms & Dads segeralah menemaninya. Tenangkan si kecil dengan mendengarkan ceritanya dan menghiburnya sebelum kembali menidurkannya. Jika ia sering sekali bermimpi buruk, coba perhatikan aktivitasnya setiap hari untuk mengetahui sumber ketakutan si kecil. Boleh kok, sesekali membiarkannya tidur kembali bersama Moms & Dads selepas mimpi buruk.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *