Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Imunisasi Polio Cegah Kelumpuhan

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

Di Pekan Imunisasi Nasional atau PIN 8-15 Maret 2016 ini, imunisasi polio dijadikan highlight. Ini memang salah satu imunisasi dasar yang wajib diberikan pada bayi. Virus polio dapat menyebabkan kelumpuhan pada kaki dan otot wajah. Penyakit polio sendiri mudah menular pada anak-anak, melalui kontak fisik atau cairan hidung.

Ada dua jenis imunisasi polio, pertama vaksin virus polio oral atau OPV, yang diberikan dengan cara diteteskan ke mulut. Kedua, vaksin virus polio inactivated atau IPV, yang diberikan lewat suntikan.

Kapan si kecil mulai diimunisasi polio? OPV biasanya diberikan segera setelah bayi lahir. Dokter kemudian akan memberikan dosis kedua setelah jeda 6-8 minggu atau di usia bayi 2-3 bulan, bersamaan dengan imunisasi DPT. Bila bayi muntah dalam waktu 10 menit setelah pemberian vaksin, maka imunisasi harus diulang.

Pemberian OPV atau IPV biasanya dilakukan empat kali. IPV mulai diberikan ketika bayi berusia 2 bulan, lalu 4 bulan, dan 6-18 bulan. Terakhir, baik OPV maupun IPV diberikan sebagai dosis penguat atau booster di usia 4-6 tahun, sebelum anak masuk sekolah.

Efek Imunisasi Polio

Feses si kecil akan mengandung virus polio selama enam minggu sejak imunisasi. Jadi Moms harus selalu menjaga kebersihan dan mencuci tangan setelah mengganti popok bayi.

Biasanya tidak ada efek samping pada bayi setelah diimunisasi. Sebagian kecil anak akan mengeluh pusing, diare ringan dan nyeri otot.

Ada beberapa kondisi anak yang tidak memungkinkan pemberian imunisasi polio, yaitu:

  • Demam tinggi di atas 38,5 derajat celsius
  • Diare atau muntah-muntah
  • Menjalani terapi obat yang menurunkan kekebalan tubuh
  • Mengidap kanker atau penyakit hipogamaglobulin
  • Memiliki riwayat alergi neomisin, polimiksin dan streptomisin.

Bagaimana Moms, si kecil sudah dijadwalkan untuk imunisasi polio belum? Kalau belum, segera hubungi dokter anak atau sarana medis terdekat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *