Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Stimulasi Pendengaran Sambil Bermain

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

Moms, indera pendengaran si kecil sudah aktif sejak masih dalam kandungan. Diperkirakan fungsi telinganya mulai berkembang di usia kehamilan 23-27 minggu. Itu sebabnya Moms & Dads dianjurkan untuk sering mengajaknya berbicara atau memperdengarkan musik selama Moms hamil.

Setelah lahir, banyak cara untuk menstimulasi pendengaran si kecil agar berkembang sempurna. Perkembangan fungsi telinganya akan sangat berpengaruh pada kemampuan berkomunikasi. Coba deh, Moms & Dads amati bagaimana si kecil merespon dan mulai menirukan suara-suara yang didengarnya.

Stimulasi yang paling sederhana adalah dengan mengajaknya berbicara setiap kali Moms & Dads mendekatkan wajah kepadanya. Bisa juga dengan memperdengarkan white noise atau bunyi-bunyi monoton dari mesin yang akan membuat si kecil lebih tenang tidur. White noise dipercaya mengingatkan si kecil pada bunyi yang ia kenal selama dalam rahim Moms.

Moms & Dads juga bisa mencoba permainan sederhana ini untuk menstimulasi pendengaran si kecil. Namanya Berbicara Lewat Tabung. Moms bisa menerapkan permainan ini pada si kecil usia 4 minggu hingga 4 bulan.

Caranya:

Ambil tabung kardus bekas tissue gulung atau Moms bisa membuat tabung sendiri dari kertas karton yang digulung. Dekatkan wajah Moms pada si kecil dan katakan Moms punya rahasia untuknya. Lalu dekatkan  salah satu ujung tabung pada telinga si kecil hingga menyentuh daun telinganya. Lalu mulailah berbisik. Moms bisa bilang, “Mama sayang kamu.” Lalu pindahkan tabung ke telinga satunya lagi dan ucapkan kalimat yang sama atau kalimat-kalimat pendek lainnya.

Lakukan berulang dan lihat reaksi si kecil pada suara yang ia dengar. Bila si kecil tampak bingung, perlihatkan padanya bahwa Moms yang berbicara. Pastikan si kecil melihat sebentar bibir Moms yang bergerak saat bicara sebelum melanjutkan permainan. Si kecil pun akan tahu dari mana suara itu berasal.

Permainan ini tentunya bisa dilakukan anggota keluarga lainnya agar si kecil juga akrab dengan suara Dads atau kakaknya. Tapi tidak dalam satu waktu agar ia tidak bingung. Jangan lupa untuk menstimulasi kedua sisi telinganya dan memperkaya kalimat pendek yang diperdengarkan padanya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *