Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Nutrisi Alami Terjaga di Susu Kambing Formula asal New Zealand

Peternakan kambing perah jenis Saanen goat di Hamilton, New Zealand
Peternakan kambing perah jenis Saanen goat di Hamilton, New Zealand

Mom & Dad, nutrisi alami diyakini lebih menyehatkan dibandingkan dengan nutrisi yang didapat dari makanan atau minuman yang sudah diolah dengan proses panjang. Itu sebabnya gaya hidup back to nature menjadi trend, terutama di saat pandemi ini. Salah satu ciri gaya hidup tersebut adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang lebih alami, tidak banyak diproses, tidak mengandung pengawet dan minim kandungan artifisial.

Nutrisi alami yang baik untuk si kecil perlu dipilih dengan selektif dan cerdas untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembangnya. Termasuk dalam memilih jenis susu formula yang akan digunakan di kala ASI sudah tidak mencukupi kebutuhan. Kualitas sebuah produk susu formula dapat ditentukan oleh banyak faktor, mulai dari sumber susunya, kualitas pakan ternak penghasil susu, kandungan nutrisi alami, hingga proses pengolahan dan pengemasannya di pabrik.

Susu sapi sebagai sumber susu formula telah lazim digunakan, namun tahukah Mom? Menurut hasil penelitian 30 tahun terakhir, susu kambing merupakan sumber bahan baku susu formula anak yang lebih unggul daripada susu sapi dalam hal kualitas nutrisi alaminya. Berarti, sudah saatnya Mom beralih dari susu sapi formula ke susu kambing formula untuk si kecil.

Salah satu negara penghasil susu kambing formula terbaik di dunia adalah New Zealand. Kondisi alam dan cuaca dengan sinar matahari yang hangat di musim panas serta musim dingin yang menyenangkan, menjadikan New Zealand negara yang ideal untuk berternak. Produk susu dan turunannya termasuk ke dalam sektor industri primer, yang standar kualitasnya sangat dijaga ketat oleh pemerintah di sana.

Di daerah Waikato, Kota Hamilton, New Zealand, banyak dijumpai keluarga peternak kambing berjenis Saanen goat, yang cocok untuk diperah susunya. Para peternak turun-temurun di sana sangat ahli dalam merawat kambing-kambing. Mereka sangat memahami betapa pentingnya kualitas pakan kambing terhadap kualitas susu yang dihasilkan sehingga mereka memilih rumput dan jerami terbaik yang ditumbuhkan secara alami dan menambahkan suplemen tinggi protein dan energi.

Peternak kambing juga menerapkan sistem peternakan terbuka sehingga kambing-kambing dapat bergerak bebas, menikmati cahaya matahari dan udara segar setiap hari. Kambing-kambing tersebut menjadi bebas stress dan dapat menghasilkan susu yang melimpah serta berkualitas baik. Setiap kambing biasanya diberi nomor identitas agar peternak mudah memonitor kondisi kesehatannya.

Proses pemerahan susu kambing dilakukan dengan alat canggih dan susu segar yang dihasilkan langsung dibawa ke pabrik dalam waktu kurang lebih 1 jam. Truk-truk pengangkut susu dilengkapi dengan lapisan insulator untuk memastikan temperatur susu konsisten rendah sekitar 3oC. Tujuannya untuk menjaga keutuhan nutrisi alami susu selama perjalanan. Tanpa menunggu lama, susu kambing segar langsung diproses dalam waktu tidak lebih dari 24 jam setelah diperah.

Proses pemerahan susu kambing dengan peralatan modern
Proses pemerahan susu kambing dengan peralatan modern

 

Truk pengangkut susu kambing yang dilengkapi dengan insulator  untuk menjaga suhu selama perjalanan ke pabrik
Truk pengangkut susu kambing yang dilengkapi dengan insulator
untuk menjaga suhu selama perjalanan ke pabrik

Proses pengolahan susu kambing formula juga berbeda dengan susu sapi tradisional.  Perbedaan pertama adalah penggunaan lemak susu. Susu kambing formula menggunakan susu kambing utuh yang tidak dibuang lemaknya. Sedangkan pada pengolahan susu sapi tradisional, lemak susu biasanya dibuang atau dimanfaatkan untuk industri lain, seperti pembuatan keju dan butter. Asam lemak susu kambing mudah dicerna dan sangat bagus sebagai sumber makronutrien dan energi untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan. Jadi jelas kandungan nutrisi alami susu kambing formula lebih tinggi daripada susu sapi biasa.

Perbedaan kedua, proses pengolahan susu kambing formula hanya melalui satu kali pemanasan untuk mengubah bentuknya menjadi susu bubuk, sekaligus mensterilkan susu. Sedangkan pengolahan susu sapi tradisional umumnya dipanaskan beberapa kali. Pemanasan berulang kali dapat mengurangi jumlah dan kualitas nutrisi alami susu. Karena proses pengolahan susu kambing formula lebih sederhana atau minimum proses, maka kebaikan nutrisi alami susu kambing lebih terjaga. Tidak diperlukan lagi penambahan banyak zat nutrisi buatan dari luar, selain yang memang dibutuhkan untuk memenuhi standar regulasi gizi susu formula sesuai tahapan usia anak.

Sumber: www.dgc.co.nz

Peternakan kambing perah jenis Saanen goat di Hamilton, New Zealand
Peternakan kambing perah jenis Saanen goat di Hamilton, New Zealand

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *