Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Kebutuhan Nutrisi Saat Menyusui

Foto: istimewa
Foto: istimewa

Kebutuhan nutrisi Moms saat menyusui sebaiknya melebihi kondisi biasa. Sama dengan ketika Moms hamil, selama menyusui, Moms mentransfer nutrisi kepada si kecil. Kali ini bukan lewat plasenta, melainkan melalui air susu ibu atau ASI.

Di periode ini juga secara tidak langsung Moms mengenalkan rasa pada si kecil. Itu sebabnya penting untuk Moms memakan beragam jenis makanan yang akan mempengaruhi rasa ASI dan membuat si kecil tidak merasa asing ketika memulai MPASI.

Berikut beberapa tips berkaitan kebutuhan nutrisi selama Moms menyusui:

  • Mengkonsumsi kalori lebih banyak, sekitar 400-500 kalori tambahan per hari agar Moms memiliki tenaga cukup.
  • Pilih sumber kalori sehat yang kaya nutrisi, misalkan beras merah, roti gandum utuh, pisang dan lainnya.
  • Memilih makanan yang bisa memicu produksi ASI. Beragam sumber protein, seperti daging tanpa lemak telur, produk susu, kacang-kacangan, polong-polongan dan seafood rendah merkuri sangat baik untuk Moms.
  • Beragam biji-bijian, buah dan sayuran jangan sampai ketinggalan untuk memenuhi kebutuhan serat sekaligus memperkaya rasa ASI. Perlu diingat untuk mencuci sayuran dan buah dengan air bersih mengalir dan tidak memasak sayuran terlalu matang.
  • Suplemen vitamin diperlukan sebagai pelengkap hingga Moms menyapih si kecil.
  • Kebutuhan cairan bertambah selama Moms menyusui, sekitar 500-600 ml lebih banyak dari kondisi normal. Jadi, Moms bisa meminum lebih dari 8 gelas per hari. Moms tak perlu minum sekaligus banyak, tetapi harus sering. Jangan menunggu haus dan selalu sediakan segelas air putih di samping Moms ketika menyusui.
  • Kurangi minuman manis kecuali jus buah murni tanpa gula. Minuman mengandung gula hanya akan membuat asupan kalori berlebih dan Moms berisiko kelebihan berat badan.
  • Hindari minuman berkafein seperti kopi, teh dan soft drink. ASI yang mengandung kafein akan membuat si kecil gelisah dan sulit tidur. Tentunya si kecil memerlukan cukup tidur untuk tumbuh kembang, sekaligus membuat Moms & Dads tidak perlu sering terjaga di malam hari.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *